ExxonMobil Buka Tender Jasa Katering untuk Lapangan Banyu Urip, Pengusaha Lokal Berharap Dilibatkan

tender jasa boga
FOTO TANGKAP LAYAR : Pengumuman tender jasa boga atau katering untuk pekerjaan di Lapangan Banyu Urip, Blok Cepu yang dibuka ExxoNmobil.

SuaraBanyuurip.com – d suko nugroho

Bojonegoro – Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS), ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) membuka tender jasa boga untuk pekerja di fasilitas lapangan minyak Banyu Urip, Blok Cepu, di wilayah Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Pembukaan tender jasa boga ini menyusul berakhirnya kontrak kerja PT Baashitu Boga Services (BBS).

Berdasarkan data yang diperoleh di laman civdmigas.skkmigas.go.id, tender jasa boga dibuka ExxonMobil mulai 23 Oktober – 27 Oktober 2023. Tender ini untuk usaha golongan besar dengan bidang pekerjaan meliputi penyediaan akomodasi dan makan minum/562 jasa boga (event catering) dan penyediaan makanan lainnya.

Di pengumuman tender juga dijelaskan tentang lingkup pekerjaan meliputi penyedia jasa harus menyedian jasa-jasa boga (catering) dan manajemen fasilitas (housekeeping) secara lengkap setiap hari selama tujuh hari seminggu termasuk layanan hari libur pada fasilitas perusahaan di Lapangan Banyu Urip, Jawa Timur.

Bagi perusahaan yang ingin mengikuti tender harus memenuhi beberapa persyaratan umum. Pertama, surat permohonan mengikuti tender di atas kop surat perusahaan (lengkap dengan alamat jelas), dan bila PBJ membentuk suatu konsorsium, maka SPDP diperlukan untuk masing-masing anggota konsorsium.

Baca Juga :   Ganggu Tanaman Pertanian, Komisi B Soroti Jalan Proyek Gas JTB Berdebu

Kedua, sertifikat pengganto dokumen administrasi (SPDA) yang masih berlaku, yang dikeluarkan dari centralized integrated vendor database (CIVD). Ketiga, melampirkan surat pernyataan bersedia mengikuti tender dengan e-bidding.

“Juga melampirkan surat pernyataan sanggup memenuhi batasan minimal tingkat kandungan dalam negeri atau TKDN yang dipersyaratkan oleh perusahaan minimal 90 persen,” bunyi persyaratan dalam pengumuman tender.

Anton, Direktur CV Gerbang Sewu, salah satu pengusaha katering Desa/Kecamatan Gayam berharap pemenang tender jasa boga EMCL nantinya tetap menggandeng perusahaan lokal dalam melaksanakan pekerjaannya. Baik sebagai pemasok kebutuhan maupun jasa lainnya.

“Ini sebagai bentuk pemberdayaan terhadap pengusaha lokal. Sebab kita tidak bisa langsung mengikuti tender ini dikarenakan kualifikasi golongan usaha yang dibutuhan kategori besar,” ujarnya.(suko)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA BANYUURIP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar