Beli LPG 3 Kg Wajib Daftar, 161.132 Warga Bojonegoro Terdata

Pertamina menambah pasokan LPG 3 kilogram untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan masyarakat di bulan ramadan dan idulfitri 2024.
Pertamina menambah pasokan LPG 3 kilogram untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan masyarakat di bulan ramadan dan idulfitri 2024.(Istimewa)

SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro

Bojonegoro – Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus mencatat 161.132 kartu keluarga (KK) warga Bojonegoro, Jawa Timur sudah melakukan pendaftaran untuk membeli LPG 3 kg. Pembelian LPG subsidi atau gas melon menggunakan KTP ini agar lebih tepat sasaran yakni masyarakat kurang mampu.

Taufiq Kurniawan Section Head Communication & Relation Pertamina Patra Niaga mengatakan, sebagian warga Bojonegoro yang kurang mampu sudah melakukan pendaftaran NIK KTP untuk syarat membeli LPG 3 kg.

“Meskipun belum semua warga miskin mendaftar, tercatat 161.132 KK warga Bojonegoro telah mendaftarkan KTPnya,” katanya, Rabu (24/5/2024).

Dia mengatakan, Kabupaten Bojonegoro sendiri memiliki 1.335 pangkalan LPG 3 kg yang tersebar di seluruh desa di Bojonegoro. Setiap masing-masing desa ada 2 sampai 3 pangkalan resmi milik Pertamina.

“Warga bisa langsung datang ke pangkalan untuk mendaftarkan KTPnya untuk membeli LPG 3 kg,” katanya.

Taufiq menjelaskan, kewajiban pendaftaran LPG 3 kg ini sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) No.104/2007 dan Perpres No.38/2019. Aturan tersebut mengatur bahwa konsumen yang berhak menggunakan LPG 3 kg antara lain rumah tangga sasaran, usaha mikro sasaran, nelayan sasaran, dan petani sasaran.

Baca Juga :   Kerugian Besar Jika Rosneft Gagal Investasi di Tuban

“Dan kami selalu melakukan sosialisasi kepada warga untuk segera mendaftarkan NIKnya,” katanya.

Sementara itu, Suntinah, salah satu penjual nasi pecel mengaku mendaftarkan NIK untuk pembelian LPG 3 Kg, karena selama ini membeli bahan bakar gas di kios pengecer.

“Ya karena lebih dekat dengan kios pengecer. Tinggal jalan kaki, dan tidak riber harus menyetorkan KK dan KTP,”” ujar pengusa mikro di Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander ini.(jk)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *