543 Pekerja Masih Bekerja di Proyek Gas JTB

Lapangan Gas JTB.
Seorang pekerja sedang melintas di area fasilitas pemrosesan Gas JTB di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro.(dok.PEPC)

SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro

Bojonegoro – Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Bojonegoro, Jawa Timur telah menerima laporan jumlah tenaga kerja proyek gas Jambaran Tiung Biru (JTB) di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, dari Pertamina EP Cepu. Tercatat hingga Juni 2024 sebanyak 543 naker masih bekerja di proyek Gas JTB.

Kepala Seksi Hubungan Industrial Disperinaker Bojonegoro Rafiudin Fatoni mengatakan, naker yang bekerja di proyek gad JTB untuk saat ini sebanyak 543 orang.

“Rinciannya 332 naker lokal dan 211 naker dari luar Bojonegoro. Naker tersebut bekerja di 17 perusahaan yang masih memiliki kontrak di JTB,” katanya, Selasa (25/6/2024).

Fatone menjelaskan data naker JTB itu merupakan laporan terbaru dari PEPC per Juni 2024 ini. Jumlahnya selalu dinamis, yakni laporannya bisa naik bahkan turun.

“Itu biasanya kalau jumlah naker turun, ada perusahaan yang kontraknya sudah habis,” katanya.

Misalnya, pada September 2023 lalu tercatat sebanyak 290 naker yang masih bekerja di proyek JTB.

Sementara itu, Anggota Komisi B DPRD Bojonegoro Lasuri mengatakan, data naker yang bekerja di sektor migas harus rutin dilaporkan. Sebab ini untuk mengetahui jumlah naker lokal dan non lokal.

Baca Juga :   DPRD Minta Operator Migas Sukowati Patuhi Perda Konten Lokal

“Jangan sampai warga lokal tidak dilibatkan dalam proyek tersebut,” katanya.(jk)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Google News SUARA BANYUURIP
» dan Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *