SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro
Bojonegoro – Empat kursi kepala dinas organisasi perangkat daerah (OPD) di Bojonegoro, Jawa Timur kosong. Menanggapi hal itu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro minta pemerintah daerah (Pemda) untuk segera lakukan pengisian kekosongan jabatan kepala dinas tersebut.
Ketua Komisi C DPRD Bojonegoro, Ahmad Supriyanto menyampaikan, kinerja organisasi pemerintahan harus berjalan maksimal. Sehingga jangan sampai kekosongan jabatan kepala dinas dibiarkan lama dan membuat kinerja kurang efektif.
“Para pimpinan Pemerintah Bojonegoro segera mungkin untuk menyiapkan pengisian kepala dinas yang kosong,” katanya kepada Suarabanyuurip.com, Selasa (13/5/2025).
Namun sejumlah kriteria sebagai calon kepala dinas seperti profesional, inovatif, tegas, dan bersih bisa dicantumkan agar selaras dengan visi misi Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro. Apalagi pola kepemimpinan di Bojonegoro saat ini lebih terbuka terhadap ide ide dan pemikiran yang inovatif.
“Karena itu, calon kepala dinas diharapkan punya interpersonal skill,” jelasnya.
Diberitakan sebelumnya, empat kursi jabatan kepala dinas organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur kosong. Namun saat ini sudah ditunjuk pelaksana tugas (Plt) untuk mengisi kekosongan sementara.
“Terdapat empat jabatan kursi kepala dinas kosong, namun pelayanan publik masih berjalan karena sudah ditunjuk Plt untuk mengisi,” kata Kabid Mutasi dan Promosi Aparatur Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Bojonegoro, Retno Dewi Tri Lasdjoe.
Kursi kepala dinas yang kosong itu meliputi Dinas Sosial, BKPP, Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Penataan Ruang (PU BMPR) serta Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP). Rencana pengisian kekosongan ini masih membutuhkan waktu cukup panjang, karena ada beberapa tahap harus dilalui.
“Misalnya membetuk panitia seleksi (pansel), sehingga kami masih belum bisa memastikan kapan seleksi akan dilakukan,” katanya.(jk)






