HMI Bojonegoro Sambangi Bupati Wahono, Bahas Pendidikan dan Transparansi DBH Migas

HMI Bojonegoro
HMI Bojonegoro Sambangi Bupati Wahono Bahas Pendidikan dan Transparansi DBH Migas.

SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro

Bojonegoro – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bojonegoro menyambangi Bupati Setyo Wahono membahas sejumlah isu strategis di daerah penghasil minyak dan gas bumi (migas) ini, sebutan lain Bojonegoro. Terutama isu yang menjadi sorotan publik, khususnya generasi muda dan mahasiswa.

Audiensi ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum HMI Cabang Bojonegoro, Rony Sugiarto, beserta jajaran pengurus HMI, dan diterima oleh Bupati Bojonegoro Setyo Wahono bersama Kepala Bakesbangpol.

Ketua Umum HMI Cabang Bojonegoro, Rony Sugiarto, menyampaikan sejumlah isu strategis di Bojonegoro, diantaranya realisasi program beasiswa 1 desa 10 sarjana. Karena berdasar data Dinas Pendidikan Bojonegoro pada 2024 jumlah penerima beasiswa sebanyak 916 mahasiswa atau 21,3 persen.

“HMI juga menekankan pentingnya evaluasi secara berkala dan keterbukaan informasi terkait keberlanjutan program,” katanya kepada Suarabanyuurip.com, Sabtu (24/5/2025).

Rony juga menjelaskan, transparansi dana bagi hasil (DBH) Migas sangat penting agar masyarakat Bojonegoro tahu pendapatan dari migas tersebut. Apalagi sejak tahun 2019 hingga 2024, Kabupaten Bojonegoro telah menerima total DBH Migas sekira Rp12,4 triliun.

Baca Juga :   Bojonegoro Terima DBH PBB Migas 2025 Sebesar Rp954,73 Miliar

“Untuk tahun 2025, alokasi DBH Migas diproyeksikan sebesar Rp1,94 triliun terdiri dari Rp1,932 triliun dari miyak bumi dan Rp11 miliar dari gas bumi,” jelasnya.

Sementara hingga April 2025, realisasi penyaluran DBH Migas ke Kabupaten Bojonegoro telah mencapai sekira Rp485,9 miliar. HMI menegaskan bahwa, pengelolaan DBH Migas harus berorientasi pada kesejahteraan masyarakat, bukan kepentingan jangka pendek.

Dalam audiensi yang digelar Jumat (23/5/2025) kemarin ini, HMI juga membahas terkait perkembangan Dana Abadi Bojonegoro yang merupakan kebijakan penting untuk menjamin keberlanjutan pembangunan lintas generasi. HMI menekan pentingnya transparansi pengelolaan dana tersebut, serta keterlibatan dari berbagai unsur.

“Kami datang tidak hanya menyampaikan kritik, tapi juga membawa semangat kolaborasi. Kami percaya bahwa pemuda harus menjadi bagian dari solusi, dan HMI siap menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam membangun Bojonegoro yang lebih baik,” ujarnya.

Menanggapi berbagai masukan dari HMI, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono mengapresiasi kehadiran dan sikap kritis yang ditunjukkan jajaran pengurus HMI. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro berkomitmen untuk menindaklanjuti masukan tersebut dengan konkret.

Baca Juga :   Bojonegoro Kembali Terima Kucuran DBH Migas Rp 141 Miliar

“Kami Pemerintah Bojonegoro saat ini fokus pada peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Bojonegoro,” kata Mas Wahono, sapaan akrab Bupati Setyo Wahono.(jk)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait