SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro
Bojonegoro – Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur kembali menerima kucuran dana bagi hasil (DBH) minyak dan gas bumi (Migas) kurang lebih Rp292 miliar. Total DBH Migas yang telah diterima Bojonegoro mulai Januari hingga Mei 2025 sekira sebesar Rp773 miliar.
Kepala Bidang (Kabid) Perimbangan dan PAD lainnya Bapenda Bojonegoro, Achmad Suryadi mengatakan, Bojonegoro telah menerima transfer DBH Migas sebanyak tiga kali. Anggaran transfer dari pemerintah pusat itu telah masuk di rekening kas umum daerah (RKUD) Kabupaten Bojonegoro.
“Sejak Januari hingga April 2025 kemarin total DBH Migas yang telah diterima Bojonegoro sekitar Rp613 miliar. Kemudian, pada akhir Mei kemarin transfer DBH Migas kembali cair sekitar Rp292 miliar,” katanya kepada Suarabanyuurip.com, Senin (2/6/2025).
Dia menjelaskan, sesuai regulasi yang berlaku, DBH Migas disalurkan berdasar persentase. Yakni untuk periode Mei Kabupaten Bojonegoro menerima transfer sebesar 15 persen. Berikutnya pada periode Juli dan September menerima besaran transfer 20 persen dari pagu alokasi.
“Untuk Januari kemarin transfer DBH migas mencapai 10 persen,” jelasnya.
Sementara Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Bojonegoro, Teguh Ratno Sukarno menyampaikan, bahwa target DBH Migas tahun 2025 sekitar Rp1,9 triliun.
“Kemudian DBH Migas di Bojonegoro telah salur sekitar Rp773 miliar. Sehingga, kini masih sisa sekitar Rp1,1 triliun untuk DBH Migas yang belum disalurkan,” katanya.(jk)





