Pemkab Bojonegoro akan Buka Lagi Pendaftaran Dirut PT BBS

Pendaftaran Dirut PT BBS.
Pj Sekda Bojonegoro, Andik Sudjarwo saat rapat kerja dengan Banggar DPRD.

SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro

Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro akan segera membuka pendaftaran calon Direktur Utama (Dirut) PT Bojonegoro Bangun Sarana (BBS), BUMD Bojonegoro, Jawa Timur. Padahal, tim panitia seleksi (Pansel) sebelumnya telah mengumumkan lima orang lolos seleksi administrasi bakal calon Direktur PT BBS, dan melakukan uji kelayakan pada Juni 2024.

Kelima orang tersebur adalah Moh Nur Faqih, Eka Sri Widyawati, Amrozi, Mohammad Yazid, dan Andi Nursanto.

“Dalam waktu dekat akan segera dilakukan proses pengisian,” kata Pj Sekda Bojonegoro Andik Sudjarwo saat rapat bersama tim Badan Anggaran (Banggar) DPRD Bojonegoro beberapa waktu lalu.

Andik menjelaskan, pengisian Dirut PT BBS perlu segera dilakukan untuk memaksimalkan bisnisnya agar tidak hanya mengelola sumur minyak tradisional di lapangan Wonocolo. Sehingga pendapatan asli daerah (PAD) meningkat.

“Sektor bisnis lain di PT BBS harus dioptimalkan,” tegas pria yang pernah menjabat Kepala Dinas Perhubungan Bojonegoro ini.

Menurut Andik pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Bojonegoro saat ini sudah melebihi target Rp 904 miliar atau terdapat tambahan sekitar Rp 40 miliar lebih. Namun untuk menambah besaran PAD tentu harus melakukan terobosan baru, salah satunya melalui badan usaha milik daerah (BUMD), terutama PT BBS.

Baca Juga :   Hampir Setahun, Bisnis BUMD Bojonegoro Kelola Gas Banyu Urip Tak Jelas

“Untuk itu kekosongan posisi Dirut ini harus segera diisi,” pungkasnya.

Wakil Ketua Komisi B DPRD Bojonegoro Lasuri mewanti-wanti agar dalam peningkatan PAD harus diperhatikan, karena transfer dana bagi hasil (DBH) migas bisa turun.

“Sehingga BUMD di Bojonegoro khususnya PT BBS harus dioptimalkan dengan memperluas sektor bisnisnya,” jelasnya, Kamis (12/6/2025).

Dia mengungkapkan, kekosongan jabatan di pucuk pimpinan PT BBS diharapkan bisa segera dibuka pendaftaran. Agar nantinya kinerja di tubuh PT BBS bisa maksimal.

“Apalagi kekosongan sudah terjadi sejak 2022 lalu,” tandasnya.(jk)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *