SuaraBanyuurip.com – d suko nugroho
Bojonegoro – Pisah kenal Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Bojonegoro, Jawa Timur, Minggu (13/7/2025) malam, di Gofun Jalan Veteran berlangsung meriah. Menariknya, di acara tersebut ada penampilan “OVJ”.
Komedi “OVJ ” yang disuguhkan bukanlah Opera Van Java dengan artis pelawak terkenal seperti yang ditayangkan salah satu stasiun televisi swasta. “OVJ” yang ditampilkan di pisah kenal Kapolres Bojonegoro adalah Opera Van Jantar.
Namun penampilan “OVJ” malam ini tidak kalah kocaknya dengan OVJ di stasiun televisi. Ada alur cerita yang dibawakan. Pemerannya adalah para anggota Polres Bojonegoro.
Ada yang berperan sebagai Kapolres Bojonegoro AKBP. Mario Prahatinto dengan nama plesetan Mari O Prihatin. Kapolres mengecek jumlah anggota di masing-masing satuan setelah apel.
Namun dari pengecekan tersebut, Kapolres Mari O Prihatin mendapati ada dua anggota Satreskrim yang tidak berada di tempat. Mereka izin sedang melakukan penggerebekan pesta minuman keras (Miras).
“Dua anggota sudah izin untuk melakukan tugas penggerebakan pesta miras,” kata Kasat Reskrim menjawab pertanyaan Kepolres sambil gemeteran.
Ternyata benar. Dua anggota Satreskrim sedang menyamar mendatangi lokasi tiga PSK sedang pesta miras. Ketiga PSK diperankan oleh polisi pria anggota Buser Satreskrim Polres Bojonegoro yang didandani menjadi seorang perempuan.
Dua anggota Satreskrim yang sedang menyamar membagi-bagikan uang kepada ketiga PSK dan ikut minum miras. Setelah ketiga PSK teler, mereka kemudian meringkusnya dan membawanya ke Mako Polres Bojonegoro untuk diamankan. Atas prestasi itu, kedua anggota Satreskrim mendapat reward dari Kapolres AKBP Mari O Prihatin.
“Kapan lagi ngerjaan PJU kalau bukan acara seperti ini,” seloroh seorang wartawan sambil tertawa terpingkal-pingkal menyaksikan tingkah konyol pemeran “OVJ”.
Dalam cerita “OVJ” juga dikisahkan tentang kebiasaan Kapolres Bojonegoro AKBP. Mario Prahatinto yang jarang tidur di malam hari. Waktunya dihabiskan untuk ngopi dan jagongan dengan pejabat utama (PJU), hingga ada salah satu orang pingsan karena menahan buang air kecil.
Pisah kenal Kapolres Bojonegoro ini dihadi Bupati Setyo Wahono dan Wakil Bupati Nurul Azizah serta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepolres dan PJU Polres Lamongan dan Tuban, pejabat Mabes Polri, pimpinan DPRD, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pengusaha, tokoh agama, pengurus Bojonegoro Kampung Pesilat (BKP), jurnalis, dan unsur lainnya.
Sebagai informasi, Kapolres Bojonegoro AKBP. Mario Prahatinto SH, SIK, M.Si dimutasi sebagai Kasubbagsisinfo Baginfoppers Robinkar SSDM Polri. Sebagai gantinya adalah AKBP Afrian Satya Permadi SH, S.I.K, M.I.K., yang sebelumnya menjabat sebagai Sekpri Wakapolri di lingkungan Spripim Polri.
AKBP. Mario Prahatinto mengucapkan terimaksih kepada jajaran Forkompimda dan semua unsur yang selama ini sudah bersinergi dan mendukung kamtibmas di Bojonegoro. Selama 20 bulan menjabat Kapolres Bojonegoro tidak ada kasus menonjol yang menjadi sorotan nasional.
“Keberhasilan ini bukan semata-mata karena Kapolres hebat, tapi kerja anggota yang hebat, yang mau berkolaborasi menjaga Kamtibmas di Bojonegoro,” tegasnya.
“Atas nama pribadi dan keluarga, saya meminta maaf kepada masyarakat apabila selama bertugas di Bojonegoro ada perbuatan, tindakan, dan ucapan kami yang salah dan menyinggung hati,” lanjutnya.
Di tempat yang sama, Kapolres Bojonegoro, AKBP Afrian Satya Permadi berharap dukungan dan sinergi dari jajaran Forkompimda, anggota, dan semua elemen masyarakat untuk bisa melanjutkan kesuksesan Kamtibmas di Bojonegoro.
“Mohon doa dan dukungan agar saya bisa mengemban amanah baru ini,” ujarnya.(suko)





