Suarabanyuurip.com – Arifin Jauhari
Bojonegoro – Pengelola proyek pengembangan Lapangan Unitisasi Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB), PT Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu (PEPC) Regional 4 Zona 12 serah terimakan program pembangunan Turap Penahan Tanah (TPT) dan rehabilitasi jembatan di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
Hadir dalam kegiatan yang dilangsungkan di kediaman Kades Bandungrejo, Sapani, ini perwakilan PEPC, Tim ALAS Institute Bojonegoro, Perangkat Desa Bandungrejo, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Bandungreo, tokoh masyarakat setempat, Kamis (29/12/2022).
Community Relation & CSR Officer PEPC JTB, Edi Arto mengatakan, bahwa kegiatan serah terima ini adalah rangkaian akhir pelaksanaan Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) setelah digelar Laporan Pertanggungjawaban.
PPM sendiri merupakan komitmen PEPC dalam mendukung kemajuan Bojonegoro dalam bidang pemberdayaan dan peningkatan kualitas infrastruktur, khususnya di desa-desa sekitar wilayah operasi. Dalam pelaksanaan, PEPC menunjuk ALAS Institute Bojonegoro sebagai mitra pendamping program.
Adapun rangkaian program yang sudah dilaksanakan meliputi koordinasi dengan para pemangku kepentingan, sosialisasi dan rembug desa, sampai pelaksanaan pembangunan TPT dan rehabilitasi jembatan di Desa Bandungrejo.
“Kegiatan serah terima dan Laporan Pertanggungjawaban ini merupakan wujud transparansi kepada semua pihak tentang pelaksanaan program yang diprakarsai PEPC. Semoga infrastruktur yang sudah dibangun bermanfaat bagi masyarakat Bandungrejo,” kata Edi Arto dalam sambutannya.
Direktur ALAS Institute Bojonegoro, Arul Efansyah, menyampaikan laporan tentang proses dan hasil implementasi program. Yakni pembangunan TPT yang berlokasi di Dusun Sawit, Desa Bandungrejo dengan panjang 494 meter. Pun rehabilitasi jembatan yang berlokasi di Dusun Bandung, Desa Bandungrejo dengan panjang 7 meter.
“Laporan Pertanggungjawaban ini adalah bentuk akuntabilitas program,” ujarnya
Sementara Kades Bandungrejo, Sapani, mengucapkan terima kasih kepada PEPC dan ALAS Institute atas program yang telah diberikan. Sebab masyarakatnya sekarang menjadi lebih mudah ketika menggunakan jalan desa.
“Warga kami kini juga lebih aman karena jalan desa sudah diperbaiki,” ucapnya.
Usai prosesi serah terima dan laporan pertanggungjawaban, kegiatan dilanjutkan dengan aksi tanam pohon bersama sekitar lokasi program sebagai wujud kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Jenis pohon yang ditanam adalah Ketepeng Kencana.(fin)





