Silpa APBD Bojonegoro Tahun 2022 Capai Rp 2,6 T, DPRD: Akan Terus Bertambah

Anggota Banggar DPRD Bojonegoro, Lasuri.

Suarabanyuurip.com – Joko Kuncoro

Bojonegoro – Besaran sisa lebih pembiayaan anggaran (silpa) APBD 2022 diprediksi tembus Rp 2,6 triliun. Namun, kalangan DPRD Bojonegoro, Jawa Timur menilai jumlah itu akan terus bertambah seiring transfer dana bagi hasil (DBH) migas dari pusat.

Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Bojonegoro Lasuri mengatakan, besaran silpa 2022 akan terus bertambah. Apalagi serapan anggaran di tahun lalu baru 80 persen karena sejumlah kegiatan tidak terealisasi.

“Itu terlihat dari anggaran belanja Rp 6,4 triliun yang hanya terserap Rp 5,2 triliun. Sehingga, masih menyisakan anggaran sebesar Rp 1,2 triliun,” katanya, Kamis (5/1/2022).

Termasuk dana abadi tidak terserap 2022 sebesar Rp 500 miliar, namun dicadangkan. Apalagi, lanjut dia, APBD 2023 yang baru disahkan 24 November lalu posturnya dipasang Rp 7,4 triliun.

“Tentu silpa diprediksi akan bertambah dari angka itu,” katanya kepada suarabanyuurip.com.

Dia mengatakan, Pemerintah kabupaten (Pemkab) Bojonegoro sendiri juga sudah memasang angka defisit Rp 2,2 triliun di APBD 2023. Defisit itu, nantinya akan ditutup silpa tahun 2022.

Baca Juga :   Kementerian ESDM Tawari Pemkab Blora Sumur Bor

Koordinator Forum Indonesia untuk Transfaransi Anggaran (FITRA) Jatim Dakelan mengatakan, perlu ada percepatan realisasi anggaran di Bojonegoro. Itu untuk mengantisipasi anggaran yang tidak terserap menjadi silpa.

“Pemkab Bojonegoro juga harus mengevaluasi masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) yang serapannya rendah,” katanya.(jk)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *