Elpiji 3 Kg Mulai Langka di Bojonegoro, Warga Kebingungan

FOTO ILUSTRASI : Elpiji 3 Kg di Kabupaten Bojonegoro mulai langka dalam beberapa hari ini sehingga membuat warga kebingungan.

Suarabanyuurip.com – Joko Kuncoro

Bojonegoro – Tabung elpiji 3 kilogram (kg) di sejumlah wilayah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur terjadi kelangkaan. Warga mengaku kesulitan mendapatkan elpiji di toko-toko dekat rumah mereka. Sehingga, para warga terpaksa beralih menggunakan kayu bakar untuk keperluan dapur.

“Sudah empat hari elpiji 3 kg keberadaannya sulit didapatkan,” kata warga Desa Glagahan, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro Siti Marfuah.

Dia mengatakan, biasanya dari pangkalan elpiji langsung diantarkan ke rumah. Namun empat hari terakhir ini harus mencari ke toko-toko yang masih berjualan elpiji 3 kg.

“Saya di rumah memiliki warung untuk berjualan kelontong dan kopi,” katanya, Selasa (6/6/2023).

Dia mengatakan, adanya kelangkaan gas elpiji 3 kg ini tentu sangat menyulitkan warga, apalagi bagi yang memiliki usaha di rumah seperti warung. Saat ini untuk mengantisipasi kelangkaan elpiji saat memasak, ia terpaksa kembali menggunakan kayu bakar.

Sementara itu, salah satu pemilik pangkalan elpiji 3 kg Muhammad Hilmi Khafabihi mengatakan, kelangkaan elpiji 3 kg karena pasokan dari agen tidak ada. Sehingga terjadi kelangkaan di tingkat pangkalan di toko-toko desa.

Baca Juga :   DPRD Bojonegoro: Disdagkop UM Harus Atasi Kelangkaan Elpiji 3 Kg

“Sudah sekitar seminggu yang lalu elpiji tabung melon langka,” kata pemilik agen elpiji di Desa Medalem, Kecamatan Sumberrejo tersebut.

Dia mengatakan, memang banyak faktor selain tidak ada pasokan dari agen salah satunya ada sebagian pegawai negeri sipil (PNS) yang masih menggunakan elpiji 3 kg subsidi.

Sementara itu, Area Manager Communication Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Region Jatimbalinus Ahad Rahedi mengatakan, saat ini tim di lapangan masih melakukan pengecekan terkait adanya kelangkaan gas elpiji 3 kg.

“Kami cek di lapangan,” katanya kepada suarabanyuurip.com.(jk)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Google News SUARA BANYUURIP
» dan Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *