Dua Malam Flare Banyu Urip Membesar, Warga Mojodelik Merasa Terganggu

Flare Banyu Urip membesar.
Flare lapangan minyak Banyu Urip, Blok Cepu, di wilayah Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, sejak sekira dua malam ini membesar.

SuaraBanyuurip.com – Sami’an Sasongko

Bojonegoro – Sejak sekira dua malam ini flare ladang minyak Banyu Urip, Blok Cepu, membesar. Besarnya flare yang disertai suara gemuruh tersebut membuat warga Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur merasa terganggu.

“Flare besar tidak seperti biasanya, dan itu terjadi sudah dua malam yaitu, mulai Minggu malam kemarin hingga malam ini. Suaranya gemuruh jadi warga yang dekat flare terganggu karena bising,” kata warga Mojodelik, Sucipto, kepada SuaraBanyuurip.com, Senin (13/11/2023) malam.

Terpisah Kepala Desa (Kades) Mojodelik, Yuntik Rahayu mengaku, bahwa keluhan warga yang terganggu suara gemuruh utamanya yang dekat lokasi flare sudah disampaikan ke pihak perusahaan.

“Untuk keluhan warga sudah langsung saya sampaikan,” ujar Yuntik Rahayu.

Disinggung apakah pihak operator Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) sudah berkoordinasi dengan Pemdes Mojodelik. Kades Mojodelik dua periode ini mengaku, sudah ada yang berkoordinasi dengan pihaknya. Namun hanya sebatas menyampaikan bahwa dalam rangka menjaga operasi tetap aman dan andal pada Fasilitas Pemrosesan Pusat Lapangan Banyu Urip, EMCL akan melakukan pemeliharaan fasilitas pada tanggal 12 November 2023 hingga beberapa hari kedepan.

Baca Juga :   Lumpuhnya Produksi Kawengan Rugikan Pertamina

Dan EMCL akan selalu melakukan pemantauan yang ketat untuk memastikan bahwa kegiatan ini dapat berlangsung dengan baik sehingga aman bagi masyarakat dan lingkungan.

Aktivitas pemeliharaan ini tidak berpotensi menyebabkan bau. EMCL memastikan proses pemeliharaan akan berjalan dengan aman dan andal dengan melakukan pengukuran kualitas udara secara seksama.

“Harapan saya keluhan warga juga harus segera diperhatikan,” tandasnya.

Sementara SuaraBanyuurip.com masih berusaha konfirmasi ke pihak EMCL terkait hal tersebut.(sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Google News SUARA BANYUURIP
» dan Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *