Tepati Janji, Sukur Priyanto Tinjau Langsung Tambang Kapur Bojonegoro

TEPATI JANJI : Wakil Ketua I DPRD Bojonegoro, Sukur Priyanto saat meninjau langsung lokasi tambang kapur di Desa Sumuragung, Kecamatan Baureno yang dikelola oleh PT WBS.

SuaraBanyuurip.com – Arifin Jauhari

Bojonegoro – Para warga Desa Sumuragung, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur patutlah merasa lega. Pasalnya Wakil Ketua DPRD Bojonegoro Sukur Priyanto menepati janji dan harapan masyarakat setempat untuk meninjau langsung lokasi tambang kapur yang dikelola oleh PT Wira Bhumi Sejati (WBS).

Kehadiran Politikus Partai Demokrat ini disambut mimik riang oleh warga Sumuragung. Mereka mengantarkan Sukur berkeliling melihat dengan mata kepala sendiri kondisi pertambangan kapur yang selama ini dinilai telah menimbulkan kerusakan lingkungan sekitar sampai tergerusnya jalan warga.

“Hari ini saya telah melihat secara langsung kondisi tambang yang ada di Desa Sumuragung,” kata Sukur selepas meninjau lokasi tambang galian c itu, Sabtu (9/12/2023).

Seperti yang telah dia lihat kondisi di lokasi pertambangan, dampak kerusakan lingkungan nampak jelas terlihat, sehingga perlu dilakukan reklamasi untuk memulihkan memperbaiki kualitas lingkungan dan ekosistem yang ada.

Wakil Ketua I DPRD Bojonegoro, Sukur Priyanto foto bersama warga Desa Sumuragung, Kecamatan Baureno, usai meninjau lokasi tambang kapur PT WBS.

Meski begitu, harus tetap memperhatikan sebagaimana ketentuan yang berlaku. Sebab pengelola tambang yakni PT Wira Bhumi Sejati adalah perusahaan besar yang legitimasi dan legalitasnya sudah pasti jelas.

Baca Juga :   Bacakan Petitum, Penasihat Hukum Minta Tiga Terdakwa Dibebaskan

“(maka) di lain sisi pasti ada tanggung jawab dan kewajiban untuk reklamasi, nah untuk itu apakah domain dari Pemerintah Pusat, Pemprov atau bahkan Pemda itu yang kini akan kita kaji,” ujar pria yang mendapat julukan Singa DPRD dari Gus Huda.

Disinggung berkenaan dengan tuntutan warga yang meminta transparansi kepada Pemdes dan penyelesaian permintaan akses jalan oleh warga. Sukur mengaku akan tetap memanggil pihak-pihak terkait yang dijadwalkan pada awal bulan Januari 2024 mendatang.

Masyarakat Sumuragung berikan simbol penghormatan kepada Sukur Priyanto berupa nasi tumpeng.

“Pada prinsipnya kami ingin menyelesaikan masalah ini sebagaimana mestinya, sehingga baik warga maupun pihak yang lainnya tidak ada yang tersakiti atau dirugikan,” ucapnya.

Di lain pihak, rasa syukur para warga atas pengamatan yang dilakukan Sukur pada lokasi pertambangan ini ditandai secara simbolis dengan perjamuan santap bersama nasi tumpeng. Teriring asa agar polemik tambang kapur antara warga dan PT Wira Bhumi Sejati dapat segera selesai.

“Nasi tumpeng ini wujud penghormatan kami kepada (Wakil) Ketua DPRD bersama jajaran dari Polres Bojonegoro yang telah berkenan datang meninjau langsung kondisi tambang,” ungkap salah satu warga Sumuragung, Afandi.(fin)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *